LWN8NWJ5LGp5LWRbMGB7MWBbN7csynIkynwbzD1c

Cara Custom Domain Blogspot ke Domain .COM, .NET, atau .ID di DomaiNesia

Pelajari cara custom domain Blogspot ke .COM, .NET, atau .ID melalui DomaiNesia…

BLANTERLANDINGv101
8350489988225664623

Cara Custom Domain Blogspot ke Domain .COM, .NET, atau .ID di DomaiNesia

Kamis, 15 Oktober 2026
Pelajari cara custom domain Blogspot ke .COM, .NET, atau .ID melalui DomaiNesia, mulai dari pengaturan DNS hingga aktivasi HTTPS.

Sudah memiliki blog di Blogger untuk membagikan tulisan, foto dokumentasi, karya jurnalistik, ulasan produk, hingga cerita perjalanan ke berbagai tempat wisata? Namun, alamat blog Anda masih menggunakan domain bawaan seperti namablog.blogspot.com?

Alamat tersebut memang bisa digunakan secara gratis. Namun, jika ingin membangun identitas digital yang lebih profesional, menggunakan domain sendiri seperti .com, .net, .web.id, atau .my.id bisa menjadi pilihan yang tepat.

Dengan melakukan custom domain, alamat blog akan berubah menjadi nama domain pilihan Anda. Misalnya, dari catatanperjalanan.blogspot.com menjadi www.catatanperjalanan.com. Anda tetap menggunakan platform Blogger untuk mengelola tulisan dan foto, tetapi alamat blog menjadi lebih ringkas dan mudah diingat.

Lantas, bagaimana cara menghubungkan domain sendiri ke Blogger?

Dalam tutorial ini, saya akan membahas langkah-langkah custom domain Blogspot menggunakan layanan DomaiNesia. Saya merekomendasikan DomaiNesia karena sudah menjadi pelanggan selama hampir delapan tahun. Panduan ini dapat diikuti untuk domain seperti .com, .net, maupun domain Indonesia seperti .web.id dan .my.id, selama pengaturan DNS domain mendukungnya.

Persiapan Sebelum Custom Domain

Sebelum memulai, pastikan Anda sudah memiliki:

  1. Blog yang aktif di Blogger.

  2. Akun Blogger yang bisa digunakan untuk mengelola blog.

  3. Nama domain yang sudah dibeli dan aktif di DomaiNesia.

  4. Akses ke akun MyDomaiNesia untuk mengatur domain dan DNS.

Jika masih bingung menentukan nama domain, silakan baca panduan berikut terlebih dahulu:

Baca juga : Panduan Memilih Nama Domain Website

Setelah semua persiapan selesai, ikuti langkah-langkah berikut secara berurutan.

1. Login ke Blogger

Buka tab baru pada browser, kemudian kunjungi https://www.blogger.com/.

Login menggunakan akun Google yang terhubung dengan blog Anda. Setelah masuk ke dasbor Blogger, pilih blog yang akan menggunakan domain sendiri.

Buka menu Settings (Setelan), kemudian cari bagian Publishing (Publikasi). Pada bagian tersebut, klik Custom domain (Domain kustom) untuk memulai proses penggantian alamat blog.




2. Masukkan Nama Domain yang Akan Digunakan

Setelah memilih Custom domain, akan muncul kolom untuk memasukkan nama domain baru.


Ketik alamat domain yang sudah Anda beli. Sebagai contoh, jika domain Anda adalah baruwebsiteku.my.id, masukkan:

www.baruwebsiteku.my.id

Gunakan awalan www sesuai format yang dicontohkan pada tutorial ini. Setelah itu, klik Save (Simpan).

Pada tahap ini, Blogger biasanya menampilkan pesan kesalahan yang disertai informasi berupa dua data CNAME. Jangan khawatir. Pesan tersebut umumnya muncul karena Blogger belum menemukan konfigurasi DNS yang diperlukan untuk menghubungkan domain Anda.

Simpan atau biarkan halaman Blogger tetap terbuka. Informasi CNAME tersebut akan digunakan pada langkah berikutnya.


3. Kenali Host dan Record CNAME dari Blogger

Sebelum melanjutkan, kenali dua data yang ditampilkan Blogger.

  • CNAME pertama: biasanya berisi host www dan tujuan ghs.google.com.

  • CNAME kedua: berisi host dan tujuan unik yang diberikan Blogger untuk memverifikasi kepemilikan domain.

Data CNAME kedua berbeda untuk setiap konfigurasi blog. Karena itu, jangan menggunakan data milik blog lain.

Salin kedua pasangan data tersebut dengan teliti. Anda akan memasukkannya ke pengaturan DNS domain melalui MyDomaiNesia.



4. Login ke MyDomaiNesia

Buka tab baru, kemudian kunjungi halaman resmi MyDomaiNesia melalui alamat berikut:

https://my.domainesia.com/

Login menggunakan akun DomaiNesia yang Anda gunakan ketika membeli domain.

Setelah berhasil masuk, Anda akan diarahkan ke halaman dasbor yang menampilkan produk dan layanan yang dimiliki. Dari halaman ini, Anda dapat mengelola domain, nameserver, serta pengaturan DNS yang diperlukan untuk menghubungkan domain ke Blogger.





5. Pilih Domain yang Akan Dihubungkan

Pada dasbor MyDomaiNesia, cari menu Domains di bagian navigasi sebelah kiri.

Klik menu tersebut untuk melihat daftar domain yang Anda miliki. Pilih domain yang akan dihubungkan ke Blogger dengan mengeklik nama domain atau membuka halaman pengelolaannya.

Pastikan domain yang dipilih sudah benar agar perubahan pengaturan tidak diterapkan pada domain lain.


6. Periksa Pengaturan Nameserver

Sebelum mengatur DNS, periksa konfigurasi nameserver domain Anda.

Buka tab Nameserver pada halaman pengelolaan domain. Jika ingin menggunakan pengelolaan DNS dari DomaiNesia, pilih opsi Use default nameservers atau pengaturan nameserver bawaan yang direkomendasikan DomaiNesia.

Periksa kembali daftar nameserver yang ditampilkan. Jika sudah sesuai dengan nameserver aktif, Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya tanpa mengubahnya.

Jika nameserver belum sesuai, lakukan perubahan mengikuti petunjuk pada panel DomaiNesia, kemudian klik Change Nameservers jika diperlukan.

Perlu diperhatikan, perubahan nameserver dapat memengaruhi layanan DNS lain yang sudah digunakan domain, termasuk email atau subdomain. Pastikan konfigurasi yang diperlukan tetap tersedia sebelum melakukan perubahan.


7. Buka Blogger Settings

Setelah memeriksa nameserver, kembali ke halaman pengelolaan domain di MyDomaiNesia.

Cari dan klik menu Blogger Settings. Menu ini digunakan untuk mengatur data DNS yang diperlukan agar domain dapat terhubung dengan Blogger.

Pastikan Anda sudah memilih domain yang benar sebelum membuka menu tersebut.


8. Masukkan Data CNAME dari Blogger

Pada halaman Blogger Settings, masukkan data CNAME yang sebelumnya diperoleh dari Blogger.

Salin data dari Blogger, kemudian tempelkan ke kolom yang sesuai pada MyDomaiNesia. Periksa kembali setiap karakter, terutama host dan tujuan CNAME kedua yang bersifat unik.

Jangan mengubah atau menebak data tersebut. Kesalahan satu karakter saja dapat menyebabkan proses verifikasi domain gagal.

Setelah seluruh data dimasukkan dengan benar, klik Save untuk menyimpan pengaturan.

Jika tampilan panel atau nama kolom berbeda dari gambar tutorial, ikuti keterangan yang tersedia pada akun Anda. Pastikan kedua pasangan CNAME sudah tersimpan sebelum melanjutkan.


9. Periksa Konfigurasi DNS Domain

Setelah menyimpan pengaturan CNAME, periksa apakah record DNS domain sudah sesuai.

Kembali ke menu Domains, pilih domain yang digunakan, kemudian buka DNS Management.


Untuk konfigurasi Blogger standar, periksa keberadaan empat record A yang mengarah ke alamat IP Google berikut:

  • 216.239.32.21

  • 216.239.34.21

  • 216.239.36.21

  • 216.239.38.21

Selain empat record A tersebut, pastikan terdapat dua record CNAME yang diperlukan Blogger, yaitu CNAME untuk www dan CNAME unik untuk verifikasi domain.

Periksa juga agar tidak ada record A atau CNAME lain yang bertentangan dengan konfigurasi tersebut. Jika Anda menggunakan layanan email atau layanan lain pada domain yang sama, jangan menghapus record yang masih dibutuhkan layanan tersebut.



10. Simpan Kembali Pengaturan Domain di Blogger

Setelah konfigurasi DNS tersimpan, kembali ke tab Blogger.

Buka kembali Settings (Setelan), lalu cari bagian Publishing (Publikasi). Jika diperlukan, muat ulang halaman dan coba simpan kembali nama domain yang sebelumnya dimasukkan.

Apabila Blogger masih menampilkan pesan kesalahan, tunggu beberapa saat sebelum mencoba kembali. Perubahan DNS membutuhkan waktu untuk menyebar ke berbagai jaringan, proses yang dikenal sebagai propagasi DNS.

Waktu propagasi bervariasi. Pada sejumlah kasus, proses ini dapat memerlukan waktu hingga 24–48 jam, bergantung pada konfigurasi DNS dan cache jaringan.

Jika setelah menunggu domain belum dapat disimpan, periksa kembali data CNAME, record A, dan nameserver yang digunakan. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan atau konfigurasi yang saling bertentangan.


11. Aktifkan Redirect Domain

Jika domain berhasil disimpan, alamat domain baru akan muncul pada bagian Publishing di pengaturan Blogger.

Periksa alamat yang sudah terpasang, misalnya www.baruwebsiteku.my.id. Di bawahnya, Anda mungkin masih melihat alamat Blogspot lama, seperti baruwebsiteku.blogspot.com.

Aktifkan opsi Redirect domain agar pengunjung yang membuka alamat tanpa www dapat diarahkan ke alamat domain utama yang menggunakan www.

Pengaturan ini membantu pengunjung mengakses blog melalui alamat yang lebih konsisten, baik ketika mengetik alamat domain secara langsung maupun ketika menggunakan tautan yang sudah tersimpan.


12. Aktifkan HTTPS dan HTTPS Redirect

Langkah terakhir adalah mengaktifkan koneksi HTTPS agar akses ke blog menggunakan koneksi terenkripsi.

Masih pada halaman Settings (Setelan) di Blogger, cari bagian HTTPS. Aktifkan HTTPS availability jika opsi tersebut tersedia dan sertifikat untuk domain sudah siap.

Setelah HTTPS aktif, nyalakan HTTPS redirect agar pengunjung yang membuka blog melalui alamat HTTP diarahkan ke HTTPS secara otomatis.

Jika opsi HTTPS belum dapat diaktifkan, tunggu sampai proses penyediaan sertifikat selesai, kemudian periksa kembali. Jangan menganggap proses custom domain sudah sepenuhnya selesai sebelum domain dapat diakses dengan HTTPS.


Kesimpulan

Custom domain Blogger memungkinkan Anda menggunakan alamat website sendiri tanpa harus meninggalkan platform Blogger. Dengan domain seperti .com, .net, .web.id, atau .my.id, blog untuk dokumentasi, jurnalistik, ulasan, maupun catatan perjalanan dapat memiliki alamat yang lebih ringkas dan profesional.

Kunci keberhasilan proses ini terletak pada ketelitian saat memasukkan data CNAME, memastikan record DNS sesuai, serta menunggu propagasi DNS jika diperlukan.

Jika semua langkah sudah dilakukan dengan benar, blog Blogger Anda akan dapat diakses menggunakan domain pilihan sendiri. Jangan lupa memastikan HTTPS aktif agar pengunjung dapat mengakses blog melalui koneksi yang aman.



BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang
☎